Urgensi Syahadatain (dua kalimat syahadat)

bagan (skema)

 

Syahadat adalah pintu gerbang Islam. Untuk masuk Islam, orang harus menyatakan persaksian atas kebenaran Islam itu dengan mengucapkan syhadatain ini. Syahadat tauhid merupakan pengakuan terhadap ketuhanan Alloh yang menurunkan sistem ini kepada Nabi-Nya. Syahadat rasul merupakan pengakuan bahwa Muhammad saw. harus dijadikan panutan dalam menjalankan Islam.

Rasululloh bersabda : “Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mengucapkan ‘laa ilaha illallah’, apabila mereka telah mengucapkan ‘laa ilaha illallah’, maka darah dan harta mereka menjadi suci

Syahadatain merupakan intisari ajaran Islam, secara global islam terdiri atas aqidah dan syariat. Sisi-sisi lain Islam terdiri dari ibadah, akhlaq, muamalat merupakan implementasi syahadat tauhid dan syahadat rasul ini. Bisa dikatankan seperti syarat diterimaunaya ibadah itu ada dua, ikhlas karena Alloh dan sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rasululloh Muhammad saw.

Syahadatain sebagai aza perubahan, ketika hendak membangun masyarakat baru di atas puing-puing jahiliyah, Rasulullh saw. tidak mengawali perubahan itu dari politik, ekonomi atau yang lain. beliau saw. mengawali dengan apa yang ada didalam jiwa. Hal paling penting yang ada dalam jiwa itu adalah keyakinan. Dengan syahadatain itu, terjadilah perubahan besar yang sangat mendasar dalam seluruh aspek kehidupan.

Syahadatain sebagai dakwah para rasul,

Syahadatain sebagai fadhilah dan keutamaan yangbesar, “Barangsiapa mengucapkan laa ilaha illallah, ia masuk surga”, “Barangsiapa mati sedang ia mengetahui bahwa tidak ada Tuhan selain Alloh, ia masuk surga”, “Dua kata yang ringan diucapkan namun berat timbangannya, yakni: laa ilaha illallah, Muhammad rasululloh“.

2 pemikiran pada “Urgensi Syahadatain (dua kalimat syahadat)

  1. Assalamu’alaykum. Afwan akhi/ukhti, saya mau menanyakan tentang aplikasi dari syahadat, apa kita hanya sekedar meyakini kebenarannya tanpa aplikasi, jika rukun islam yang lain ada rukun, syarat, hal-hal yang membatalkan, konsekuensi jika melakukannya. Nah bagaimana dengan syahadat, rukun islam yang pertama, pokok ajaran islam, saya khawatir syahadat saya telah batal. Telah jelas antara yang haq dan yang bathil, dan keduanya tidak akan pernah menyatu atau bercampur aduk, jika dihubungkan dengan realitas saat ini, bagaimana kita menjaga konsep syahadat yang kita miliki ini, padahal konsekuensinya tidaklah mudah untuk dilaksanakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s